DI SELA KESIBUKAN BERTUGAS, PROVOST KOREM 102/PJG SEBERANGKAN “IBU-IBU BAKUL”.

Keberadaan prajurit TNI AD dalam situasi apapun, harus bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya. Rasa peduli sesama harus senantiasa ditumbuhkembangkan. Menolong sesama tidak harus dengan memberi materi yang banyak. Bahkan dalam ajaran agama, dengan senyum dan menampakkan wajah berseri sudah termasuk sedekah.

Sebagaimana yang ditampakkan salah seorang provost Korem 102/Pjg, Kopda Frans Kabo beberapa waktu yang lalu. Di sela-sela kesibukan mengatur mobilitas kendaraan di depan makorem, prajurit asal Papua tersebut, tetap peduli membantu ibu-ibu bakul, dengan menyeberangkan dan membawa barangnya.
Meskipun terkesan sederhana, namun apa yang dilakukan Kopda Frans Kabo pada pagi tersebut sangat menyentuh. Hal ini bisa dijadikan inspirasi bagi prajurit lainnya. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam berbagai kesempatan, Danrem 102/Pjg, selalu mengingatkan, “Sebagai prajurit, sekaligus sebagai insan hamba Tuhan, kita harus selalu bermanfaat bagi sesama. Bahkan lebih luas lagi, bermanfaat bagi makhluk lainnya. Hal ini sejalan dengan ajaran agama, bahwa sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat bagi yang lainnya”,tandasnya.
Kendati demikian, ada hal mendasar yang harus digaris bawahi, bahwa berbuat yang memberi manfaat bagi orang lain harus tulus dan ikhlas. Tanpa mengharap imbalan apapun, termasuk pujian. Karena hal tersebut akan mengurangi makna kebaikan yang dilakukan.

 

Related posts:


DANREM 102/PJG


February 2018
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728