KOREM 102/PJG, DUKUNG NATAL KEBANGSAAN DI MAPOLDA KALTENG

Sinergitas TNI-Polri di Kalteng, sangat kokoh. Korem 102/Pjg sebagai representasi TNI AD dan Polda Kalteng sebagai reprentasi Polri telah bahu membahu dalam berbagai kegiatan. Sinergitas ini juga diikuti oleh jajaran kedua institusi di wilayah Kalteng. Masih segar ingatan perhelatan yang mencerminkan kokohnya kebersamaan, diawali perhelatan Nusantara Bersatu di Makorem, olah raga out bound bersama di Makorem, Apel Kebangsaan di Tugu Sukarno, Gowes Bareng HUT Brimob, Upacara HUT Brimob di Mayonif R 631/Atg, Natal bersama Yonif R 631/Atg-Brimobda Kalteng di Mayonif, Patroli pam natal bareng dan even terakhir Natal Kebangsaan di Mapolda Kalteng. Sedangkan kegiatan yang mencerminkan sinergitas TNI-Polri, terus menerus berupa penanganan karhutla di Kalteng, dan kegiatan-kegiatan lainnya.Dalam sebuah kesempatan, Kapolda Kalteng, Brigjen Pol. Drs. Anang Revandoko menyatakan, “Apabila elemen bangsa bersatu, kompak, terutama TNI-Polri, maka segala permasalahan bangsa akan selesai. Para kelompok tertentu yang berupaya mengganggu pasti akan mengurungkan niatnya” tegasnya. Hal ini juga diamini oleh Danrem 102/Pjg, dengan menyatakan, “Sinergitas adalah kunci. Kebersamaan adalah kekuatan. Bahkan dapat dikatakan persatuan dan kesatuan, merupakan center of gravity NKRI” tandasnya. Hal inilah yang menjadi dasar penyelenggaraan natal kebangsaan, yang diinisiasi Kapolda Kalteng, pada (27/12), yang melibatkan semua elemen di Kalteng, baik dari unsur agama, budaya, akademisi, adat, etnik dan lain-lain.

Acara diawali kebaktian di gedung kerucut Mapolda Kalteng, dilanjutkan kirab budaya menuju lapangan Mapolda. Dalam acara inti, ditampilkan tarian dari berbagai suku, orasi dari Gubernur Kalteng yang diwakili Wagub dan Kapolda Kalteng. Dalam orasinya, Wagub menyampaikan, “Bahwa persatuan dan kesatuan adalah kekuatan dan warisan dari para pendiri negara.Oleh karena itu, harus kita pertahankan dan perkuat. Kita hindari saling benci, fitnah, ejek, saling merendahkan, karena kita semua saudara”. tegasnya. Selanjutnya, Kapolda dalam kesempatan berorasi, menyampaikan hal yang sangat mendasar,” Bung Karno pernah menyatakan, kita jangan menyatakan Islam untu Indonesia, Kristen untuk Indonesia demikian juga yang lainnya, tetapi kita katakan Indonesia untuk Indonesia, tidak ada yang lain”, tegasnya.

Dalam satu rangkaian inti acara, ditampilkan testimoni dari beberapa pejabat dan tokoh Kalteng, sakah satu di antaranya Danrem 102/Pjg. Beliau menyatakan,” Kami mengucapkan selamat natal kepada saudara-saudara kita yang merayakan. Kami mendukung penuh kegiatan natal kebangsaan. Momen ini sangat bagus, untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan”, tandasnya. Rangkaian acara pokok yang cukup menyita perhatian, penyalaan obor kebangsaan oleh para pejabat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat Kalteng. Perhelatan ini terasa indah, dihibur tarian adat dan lantunan lagu dari Yopi Latul sebagai salah satu musisi yang konsen pada lagu-lagu bernuansa kebangsaan.(penrem 102/pjg)

 

Related posts:


DANREM 102/PJG


November 2018
M T W T F S S
« Oct    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930